FIFO, LIFO, Average Cost, Mana yang Bikin Laba Bisnis Meroket?

Selasa, 02 Juli 2024

FIFO, LIFO, Average Cost, Mana yang Bikin Laba Bisnis Meroket?
Perusahaan yang mempunyai persediaan barang atau produk dagangan harus dapat mengelolanya dengan baik. Dalam hal ini terkait dengan pengelolaan stok barang yang ada di gudang. Untuk mempermudahnya, ada tiga jenis metode yang bisa digunakan yaitu FIFO, LIFO dan Average Cost.

Ketiga metode tersebut bisa disesuaikan dengan jenis serta kepentingan perusahaan. Karena masing-masing metode tentu memiliki kekurangan dan kelebihan.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai ketiga metode pengelolaan stok barang tersebut bisa dilihat pada ulasan berikut ini.

Metode FIFO, LIFO dan Average Cost

Memilih metode pengelolaan gudang yang tepat dalam bisnis, penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan metode FIFO, LIFO, Average Cost.

Dengan demikian, perusahaan bisa mengoptimalkan pengelolaan stok, memaksimalkan laba yang diperoleh, serta menghasilkan laporan yang akurat dan informatif.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih metode yang tepat diantaranya yaitu karakteristik barang, kondisi pasar serta tujuan perusahaan.

Adapun penjelasan untuk masing-masing metode dan pilihan jenis bisnis yang cocok untuk diterapkan yaitu sebagai berikut:

1. FIFO FIFO merupakan metode dengan prinsip barang yang masuk terlebih dahulu maka akan dijual lebih dulu. Penggunaan metode FIFO cocok untuk bisnis yang menjual produk berupa makanan atau yang mempunyai masa kadaluarsa.

Sehingga barang yang dijual selalu dalam kondisi yang masih segar atau dalam kondisi baik.

2. LIFO

Arti dari metode LIFO yaitu barang yang masuk terakhir maka akan dijual pertama kali. Keuntungan dari metode ini yaitu bisa menghemat biaya pengeluaran pajak terutama ketika sedang terjadi inflasi.

Baca juga: 10 Tips Layout Gudang yang Efisien untuk Meningkatkan Produktivitas

Penerapan metode LIFO kebanyakan diterapkan dalam bisnis fashion, barang-barang elektronik serta buku.

3. Average Cost

Metode average cost merupakan perpaduan antara metode FIFO dan LIFO. Jadi metode ini berada di titik tengah antara kedua metode tersebut.

Cara untuk menentukan pengelolaan stok menggunakan metode ini yaitu membagi biaya barang persediaan yang akan dijual dengan jumlah unit yang tersedia. Sehingga hasil dari persediaan akhir serta beban pokok penjualan dapat dihitung menggunakan harta rata-rata.

Metode ini paling cocok diterapkan dalam bisnis yang menjual produk dengan harga yang cenderung lebih stabil serta memiliki persediaan yang relatif sama.

Nah, itulah penjelasan mengenai ketiga metode pengelolaan stok produk beserta kelebihan dan kelemahannya. Setelah ini, pastikan Anda memilih diantara metode FIFO, LIFO, atau Average Cost yang sesuai dengan model bisnis!

« BACK
Phone Dinamika Realty WhatsApp Karawang Sentra Bizhub