Cara Menghitung Safety Stock dan Contoh Kasus
Sabtu, 25 Januari 2025
Safety stock adalah persediaan tambahan yang membantu perusahaan mengantisipasi risiko kekurangan stok. Dengan menggunakan
rumus safety stock yang tepat, Anda dapat menghindari masalah operasional akibat fluktuasi permintaan atau keterlambatan pengiriman. Namun, bagaimana cara menghitungnya secara akurat?
Di artikel ini, kami akan menjelaskan cara menghitung
safety stock dengan mudah. Kami juga menyertakan contoh kasus untuk membantu Anda memahami konsep ini. Jadi, simak penjelasan berikut sampai selesai!
Apa itu Safety Stock? Safety stock atau buffer stock adalah persediaan ekstra untuk situasi darurat. Kondisi ini muncul saat permintaan lebih tinggi dari stok yang tersedia. Persediaan ini memastikan bisnis tetap berjalan meski terjadi gangguan distribusi.
Menurut Assauri,
safety stock adalah cadangan untuk mengatasi ketidakpastian permintaan. Stok ini juga berguna jika waktu pengiriman tidak pasti. Dengan
safety stock, bisnis dapat mengurangi risiko kendala operasional.
Fungsi Safety Stock Safety stock atau cadangan persediaan memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas operasional dan kepuasan pelanggan. Berikut adalah fungsi utama dari keberadaan
safety stock:
- Membantu menghadapi kenaikan permintaan mendadak dari pelanggan.
- Ketersediaan produk yang konsisten memastikan pesanan pelanggan dapat terpenuhi tepat waktu.
- Memastikan produk tetap tersedia, sehingga pelanggan tidak perlu mencari alternatif lain.
- Sebagai penyangga untuk menjaga kelancaran alur pasokan tanpa hambatan.
- Safety stock lebih hemat dibandingkan harus membeli stok darurat dengan biaya tinggi akibat pengiriman ekspres atau harga pembelian yang mahal.
- Safety stock lebih hemat dibandingkan harus membeli stok darurat dengan biaya tinggi akibat pengiriman ekspres atau harga pembelian yang mahal.
Dengan mempertimbangkan fungsi ini,
safety stock bukan hanya cadangan biasa tetapi elemen penting untuk mendukung keberlanjutan bisnis.
Baca juga: First in First Out Adalah Kunci Sukses Mengatur Persediaan, Ini Manfaatnya! Rumus dalam Menghitung Safety Stock Mengelola
safety stock memerlukan perhitungan yang tepat agar bisnis dapat menghindari kekurangan stok tanpa membebani penyimpanan. Berikut adalah beberapa rumus yang sering digunakan dalam menghitung
safety stock:
1. Rumus Dasar Safety Stock Rumus ini digunakan untuk menghitung kebutuhan
safety stock secara sederhana:
Safety Stock = (Penjualan harian maksimum × Waktu tunggu maksimum) – (Penjualan harian rata-rata × Waktu tunggu rata-rata) Keterangan:
- Penjualan harian maksimum: Penjualan tertinggi dalam sehari.
- Waktu tunggu maksimum: Durasi terlama vendor mengirimkan barang.
- Penjualan harian rata-rata: Rata-rata barang terjual per hari.
- Waktu tunggu rata-rata: Durasi rata-rata pengiriman barang oleh vendor.
2. Persediaan Cadangan Tetap Metode ini mengacu pada penambahan stok tetap dalam setiap pemesanan:
Persediaan Cadangan Tetap = Jumlah hari × Penjualan harian rata-rata Metode ini cocok untuk bisnis yang ingin menjaga stabilitas persediaan dengan pendekatan yang sederhana.
3. Rumus Heizer dan Render Formula ini mempertimbangkan variabilitas permintaan dan tingkat layanan:
Safety Stock = Skor Z × Standar deviasi dalam lead time Keterangan:
- Skor Z: Menunjukkan tingkat kepercayaan terhadap ketersediaan stok. Semakin tinggi skor Z, semakin kecil kemungkinan kehabisan stok.
- Standar deviasi dalam lead time: Mengukur fluktuasi waktu pengiriman.
4. Perhitungan Berdasarkan Waktu Rumus ini digunakan untuk menghitung
safety stock berdasarkan periode tertentu, dengan memperkirakan permintaan di masa depan. Tolok ukurnya meliputi:
- Data historis: Permintaan atau penjualan sebelumnya.
- Perkiraan permintaan: Berdasarkan analisis tren, riset pasar, atau metode lainnya.
5. Rumus Greasley Metode ini fokus pada permintaan produk yang bervariasi dan waktu tunggu pengiriman:
Safety Stock = Skor Z × Standar deviasi dalam lead time × Permintaan rata-rata Rumus ini relevan untuk produk dengan pola permintaan yang musiman atau sering berubah.
6. Economic Order Quantity (EOQ) Rumus EOQ mengintegrasikan biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan tingkat layanan:
EOQ = √(2 × Biaya pemesanan tiap pesanan × Jumlah permintaan) ÷ Biaya penyimpanan. Metode EOQ membantu menentukan jumlah optimal persediaan dengan meminimalkan biaya total.
Dengan memilih
rumus safety stock yang sesuai, bisnis Anda dapat menjaga keseimbangan antara kebutuhan persediaan dan efisiensi operasional.
Contoh Kasus Safety Stock Untuk memahami penerapan
rumus safety stock, mari kita simak contoh kasus berikut:
Kasus 1 Sebuah toko elektronik menjual rata-rata 20 unit laptop per hari, dengan penjualan maksimum 30 unit per hari. Waktu tunggu rata-rata pengiriman dari vendor adalah 5 hari, sementara waktu tunggu maksimum bisa mencapai 7 hari. Berapa
safety stock yang perlu disiapkan?
Untuk menjawab kasus ini, gunakan rumus:
Safety Stock = (Penjualan harian maksimum × Waktu tunggu maksimum) – (Penjualan harian rata-rata × Waktu tunggu rata-rata) Safety Stock = (30 × 7) – (20 × 5)
Safety Stock = 210 – 100
Safety Stock = 110 unit
Artinya, toko elektronik ini perlu menyimpan 110 unit laptop sebagai
safety stock untuk mengantisipasi ketidakpastian dalam permintaan dan pengiriman.
Kasus 2 Sebuah gudang pakaian memiliki standar deviasi dalam lead time sebesar 2 hari, dan rata-rata lead time pengiriman adalah 4 hari. Gudang tersebut menetapkan skor Z sebesar 1,65 untuk tingkat layanan 95%. Berapa
safety stock yang harus disiapkan?
Penyelesaian, gunakan rumus:
Safety Stock = Skor Z × Standar deviasi dalam lead time Safety Stock = 1,65 × 2
Safety Stock = 3,3 hari
Jika rata-rata penjualan per hari adalah 50 unit, maka:
Safety Stock = 3,3 × 50 = 165 unit
Gudang perlu menyiapkan 165 unit sebagai cadangan untuk memastikan permintaan tetap terpenuhi.
Setiap
rumus perhitungan
safety stock memiliki keunggulan tersendiri, tergantung pada kebutuhan dan kondisi bisnis. Dengan menerapkan rumus yang tepat, Anda dapat memastikan stok selalu tersedia tanpa membebani anggaran penyimpanan.
Langkah Penting untuk Mengelola Stock dengan Baik Menghitung
safety stock adalah langkah penting untuk mengelola persediaan dengan baik. Gunakan
rumus safety stock yang sesuai untuk memastikan stok Anda tetap terjaga.
Jika Anda membutuhkan solusi penyimpanan stok yang aman dan terpercaya,
Karawang Sentra Bizhub adalah pilihan tepat. Kami menyediakan layanan sewa gudang dengan fasilitas lengkap untuk mendukung kebutuhan bisnis Anda.
Hubungi kami sekarang dan kelola stok Anda dengan lebih efisien!
« BACK