Apa Rumus EOQ (Economic Order Quantity)?

Senin, 10 Februari 2025

Apa Rumus EOQ (Economic Order Quantity)?
Apakah Anda sering merasa kesulitan mengelola stok barang? Banyak perusahaan menghadapi tantangan yang sama. Salah satu solusi terbaik adalah dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ).

EOQ membantu Anda menentukan jumlah barang yang ideal untuk dipesan. Dengan begitu, biaya penyimpanan dan pemesanan bisa diminimalkan. Ingin tahu lebih banyak tentang apa itu EOQ? Mari kita bahas lebih dalam tentang EOQ!

Apa itu EOQ?

Economic Order Quantity (EOQ) adalah rumus yang dirancang untuk mengurangi total biaya persediaan. Metode ini sering digunakan dalam bidang operasi, logistik, dan manajemen rantai pasokan. Dengan EOQ, perusahaan dapat menjaga stok barang tetap stabil sekaligus menekan biaya pemesanan dan penyimpanan seminimal mungkin.

Dalam menghitung EOQ, terdapat dua kategori utama biaya yang perlu diperhatikan yaitu:

1. Biaya Pemesanan

Biaya pemesanan adalah biaya yang muncul dari proses pengadaan barang atau bahan baku. Biaya ini tidak terpengaruh oleh jumlah barang yang dipesan. Komponen biaya pemesanan meliputi:
  • Biaya pengadaan barang atau bahan baku.
  • Biaya pengiriman barang oleh petugas.
  • Biaya penerimaan dan pengecekan barang.
  • Biaya administrasi saat barang tiba di tempat tujuan.
2. Biaya Penyimpanan

Setelah barang diterima dan disimpan di gudang, biaya penyimpanan akan dikenakan. Biaya ini mencakup berbagai aspek, seperti:
  • Biaya sewa atau pemeliharaan gudang.
  • Biaya gaji karyawan yang bertugas di gudang.
  • Biaya asuransi untuk melindungi barang dan fasilitas gudang.
  • Biaya operasional gudang lainnya.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Menghitung EOQ

Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan agar penghitungan EOQ menghasilkan data yang relevan dan dapat diandalkan. Berikut adalah hal-hal penting yang perlu dipertimbangkan dalam perhitungan EOQ:

1. Konsistensi Permintaan

Permintaan yang konsisten sangat mendukung keakuratan penghitungan EOQ. Ketika permintaan stabil, data yang dihasilkan akan lebih valid. Namun, jika penghitungan EOQ didasarkan pada permintaan yang fluktuatif, ada risiko terjadinya kelebihan atau kekurangan stok yang dapat mempengaruhi efisiensi biaya.

2. Pengelolaan Sesuai Frekuensi Pemesanan

Frekuensi pemesanan yang sesuai dengan penghitungan EOQ perlu didukung oleh kesiapan tim gudang dan pembelian. Mereka harus mampu menerima dan mengelola barang sesuai jadwal pemesanan yang telah ditentukan. Hal ini mencakup pengaturan ruang penyimpanan dan pengelolaan stok agar operasional tetap berjalan lancar.

3. Variasi Nilai Item

Tidak semua barang dalam inventaris memiliki nilai yang sama. Untuk barang dengan nilai bervariasi, frekuensi pemesanan ulang tidak harus seragam dan dapat disesuaikan berdasarkan nilai barang tersebut. Pengelolaan seperti ini membantu perusahaan untuk fokus pada item yang memberikan dampak signifikan terhadap biaya dan operasional.

4. Pemasokan Barang Sesuai Jadwal

Agar stok selalu tersedia dan tidak terjadi kehabisan barang, pemasokan harus berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Penghitungan EOQ berperan dalam memastikan bahwa barang tiba tepat waktu sesuai kebutuhan, sehingga operasional tidak terganggu.

Baca juga: Inventory Cost Apa Saja? Ini Rinciannya!

Bagaimana Rumus untuk Menghitung EOQ?

Setelah mengetahui apa itu EOQ, saatnya untuk tahu cara menghitungnya. Rumus untuk perhitungan EOQ yakni:


Selain itu, untuk mengetahui frekuensi pemesanan dalam satu tahun, Anda dapat menggunakan rumus:


  • EOQ: Economic Order Quantity atau jumlah pesanan optimal.
  • R: Jumlah barang yang dibutuhkan suatu usaha dalam satu periode tertentu.
  • S: Biaya pemesanan per transaksi.
  • P: Harga beli satuan barang.
  • I: Persentase biaya penyimpanan barang dari harga satuannya.

Contoh Kasus

Misalkan sebuah usaha membutuhkan 5.000 unit barang dalam satu tahun (R = 5.000). Biaya untuk setiap kali pemesanan adalah Rp100.000 (S = 100.000). Harga satuan barang adalah Rp50.000 (P = 50.000), dan biaya penyimpanan per tahun adalah 2% dari harga barang (I = 0,02).

Mari kita hitung EOQ dengan rumus di atas:
  1. Hitung penyebut: PI = P × I = 50.000 × 0,02 = 1.000.
  2. Hitung pembilang: 2RS = 2 × 5.000 × 100.000 = 1.000.000.000.
  3. Hitung EOQ:

EOQ = √(1.000.000.000 / 1.000) = √1.000.000 = 1.000

Jadi, jumlah pemesanan optimal adalah 1.000 unit per transaksi.

Untuk menghitung frekuensi pemesanan dalam satu tahun:

Frekuensi Pemesanan = R / EOQ = 5.000 / 1.000 = 5

Artinya, usaha tersebut perlu melakukan pemesanan sebanyak 5 kali dalam satu tahun untuk memenuhi kebutuhan barang secara efisien.

Dengan memahami dan menggunakan rumus EOQ, Anda dapat mengoptimalkan pengelolaan stok barang sehingga mengurangi biaya penyimpanan maupun pemesanan. Metode ini sangat membantu usaha dalam menjaga efisiensi operasional dan memaksimalkan keuntungan.

Optimalkan Gudang Anda Sekarang!

Sekarang Anda sudah tahu bukan, apa itu EOQ? Perlu Anda ingat bahwa biaya penyimpanan berpengaruh besar dalam metode perhitungan ini. Maka dari itu, pastikan Anda memilih gudang dengan spesifikasi terbaik.

Contohnya adalah Karawang Sentra Bizhub. Dengan luas 828 , Anda dapat menyimpan barang maupun bahan baku dengan maksimal. Letaknya yang strategis yakni 5 Km dari Exit Tol Karawang Barat juga membuat distribusi produk jadi mudah.

Jadi penasaran dengan kelengkapan unit gudang lainnya? Yuk, konsultasi langsung di sini!



« BACK
Phone Dinamika Realty WhatsApp Karawang Sentra Bizhub